Minggu, 10 April 2011

Seberapa Tua Umur Jantung Anda?

Selasa, 29/03/2011 12:12 WIB

Irna Gustia - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Tahukah Anda, bahwa usia sebenarnya dan usia jantung Anda tidaklah sama. Usia jantung bisa lebih tua atau lebih muda dari usia manusia sebenarnya. Ada 5 hal yang membuat jantung bisa berumur lebih tua dari umur yang sebenarnya.

Dr Nathaniel Reichek seorang ahli jantung seperti dilansir FoxNews, Selasa (29/3/2011) mengatakan usia jantung bisa lebih muda atau lebih tua dari umur yang sebenarnya tergantung dengan gaya hidup.

Penyakit jantung adalah satu penyakit yang paling mematikan dan WHO mencatat 12,5 juta dari 32 juta perkiraan serangan jantung yang terjadi di seluruh dunia berakibat fatal.

Dr Nathaniel mengatakan ada 5 faktor yang membuat usia jantung lebih tua dari usia Anda sebenarnya.

1. Kolesterol tinggi
Kebiasaan makan makanan berkolesterol tinggi akan membuat fungsi jantung terganggu. Kolesterol tinggi akan membuat tekanan darah, denyut nadi, kadar lemak total, kolesterol dan trigliserida menjadi tinggi.

Kolesterol yang tinggi di dalam tubuh akan menambah 5-10 tahun usia jantung menjadi lebih tua dari usia Anda sebenarnya.

2. Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan yang sudah masuk kategori obesitas akan membuat kerja jantung menjadi lebih berat. Obesitas menandakan adanya perlemakan hati yang menyebabkan kadar kolesterol sulit dikontrol.

Kelebihan berat badan bisa membuat usia jantung lebih tua 5-10 tahun dari usia yang sebenarnya.

3. Merokok
Merokok adalah kebiasaan yang sangat cepat merusak jantung. Molekul-molekul racun dalam rokok bisa mengikat darah yang ada di sekitarnya, sehingga memicu terjadinya penggumpalan darah yang sangat berisiko menyebabkan serangan jantung.

Kebiasaan merokok bisa membuat jantung Anda bertambah tua 20 tahun dari usia Anda.

4. Minum alkohol
Alkohol bisa meningkatkan tekanan darah sehingga beban jantung meningkat. Ketika tubuh mengalami keracunan alkohol, yang terjadi adalah alkohol menekan saraf-saraf yang mengendalikan tubuh seperti saraf jantung, paru dan otak dan menghentikan fungsinya.

Kebiasaan minum alkohol setiap hari akan membuat usia jantung bertambah tua 10-20 tahun dari usia Anda.

5. Stres

Pada saat orang mengalami stres, hipotalamus dalam otak akan memicu hormon stres, baik yang adrenalin maupun non-adrenalin, yang kemudian akan memicu peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan darah yang mengakibatkan cedera pada dinding arteri dan pembentukan bekuan dalam pembuluh darah, serta aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri).

Stres membuat tekanan terhadap jantung juga meningkat dan stres akan membuat usia jantung lebih tua 15-20 tahun dari usia Anda.

Hidup sehat


Menghindari 5 kebiasaan buruk di atas adalah cara untuk tetap menjaga usia jantung tetap sama atau lebih muda dari usia Anda.

Pastikan untuk mengurangi garam, banyak makan buah dan sayuran serta aktif bergerak untuk membuat jantung tetap awet muda.

(ir/up)

Ini Buktinya Sehat Itu Murah

Rabu, 06/04/2011 08:02 WIB

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Siapa bilang hidup sehat harus mahal? Tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis, Anda berhak untuk kesehatan yang baik.

Setidaknya ada 6 cara hidup sehat tanpa perlu mengeluarkan biaya. Ongkos yang diperlukan mungkin hanya melawan malas.

Berikut 6 cara hidup sehat yang tidak perlu mengeluarkan biaya, seperti dilansir Menshealth.com, Rabu (6/4/2011):

1. Bersosialisasi
Sebuah studi di Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria berusia 70-an tahun yang memiliki hubungan sosial yang baik memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami kerusakan atau penyakit jantung.

2. Menarik napas dalam
Studi dari Health Psychology menemukan bahwa orang dewasa sehat dengan tingkat kebencian atau tidak sabar memiliki fungsi paru-paru yang rendah. Para peneliti berpikir bahwa penurunan nilai tersebut akan terakumulasi secara bertahap selama bertahun-tahun hingg akhirnya merugikan kesehatan.

Untuk mengatasinya, sering-seringlah menarik napas dalam dengan hitungan 10 kali. Hal ini bisa mencegah terjadinya penurunan fungsi paru-paru.

3. Berjemur sinar matahari
Sebuah studi baru-baru ini dipimpin oleh para peneliti dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria yang memiliki kadar vitamin D yang rendah  dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung.

Dengan mandi atau berjemur matahari di bawah jam 10 pagi atau setelah jam 15 (jam 3 sore) bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit mematikan tersebut.

4. Berhubungan seks yang sehat
Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa berhubungan seks sehat sekali atau dua kali seminggu dapat meningkatkan level imunoglobulin A, yaitu sebuah antibodi yang melindungi tubuh terhadap flu dan infeksi lainnya.

5. Tidur yang cukup
Peneliti Stanford menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 8 jam sehari, memiliki indeks massa tubuh atau BMI yang berbanding terbalik dengan durasi tidur. Dengan kata lain, orang dengan waktu tidur pendek lebih cenderung untuk menjadi gemuk.

Tidur dengan waktu singkat juga terkait dengan rendahnya tingkat leptin (hormon yang menekan nafsu makan) dan tingkat ghrelin lebih tinggi (zat kimia yang merangsang nafsu makan). Inilah yang menyebabkan orang yang kurang tidur menjadi lebih banyak makan.

6. Olahraga dan bergerak
Melakukan olahraga yang tidak mengeluarkan biaya seperti jogging atau jalan kaki sudah bisa membuat tubuh Anda sehat dan mencegah menumpuknya lemak dan kalori.


(mer/ir)

Makan Wortel Bikin Orang Makin Menarik

Kamis, 13/01/2011 15:47 WIB

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Bristol, Banyak makan wortel telah diketahui dapat menyehatkan mata. Tak hanya itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan wortel dapat membuat kulit sehat dan bercahaya, yang membuat orang makin menarik.

Peneliti di St Andrews and University of Bristol menunjukkan bahwa wanita dan pria yang rajin makan sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat seperti wortel dan pulm, bisa memiliki kulit kuning bercahaya yang dianggap sangat menarik dan sehat.

Sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat biasanya mengandung pigmen yang disebut karotenoid. Zat ini ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu yang memainkan peran penting dalam memberikan kulit yang bercahaya.

"Hubungan antara kulit kuning bercahaya dan karotenoid membuka strategi baru untuk mendorong orang agar mau makan lebih banyak buah dan sayuran," jelas Ian Stephen, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam proyek, seperti dilansir AFP, Kamis (13/1/2011).

Stephen mengatakan hanya butuh waktu dua bulan rutin mengonsumsi wortel untuk dapat melihat hasil nyata pada kulit.

"Menyuruh orang makan sayur dan buah dengan alasan agar tidak terkena serangan jantung di usia 40 tahun mungkin tampak lebih berat ketimbang mengatakan bahwa sayur dan buah bisa membuat orang lebih menarik dalam beberapa bulan," lanjut Stephen.

Hasil penelitian ini akan dipublikasikan dalam jurnal Evolution and Human Behavior edisi Maret 2011 di majalah The Grocer.

Wortel atau Daucus carota merupakan tumbuhan sayur yang ditanam sepanjang tahun. Selain untuk kesehatan mata dan kulit, sayur yang banyak mengandung beta-karoten, vitamin A, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor dan besi ini dapat juga berfungsi menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah dan membersihkan cacing kremi.

(mer/ir)

Tahan Lapar dengan Wortel

Sabtu, 09/04/2011 08:01 WIB

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto:thinkstock)
Jakarta, Wortel merupakan sayuran yang terkenal bermanfaat untuk penglihatan. Tapi ternyata wortel juga memiliki kemampuan menahan lapar sehingga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan.

Wortel diketahui mengandung tinggi serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir wortel mentah cincang mengandung 50 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 3,5 gram serat dan tidak ada lemak atau kolesterol.

Kondisi ini membuat wortel menjadi makanan dengan kadar kalori rendah tapi tinggi serat dan banyak mengandung air sehingga baik untuk menurunkan berat badan, seperti dikutip dari Mayoclinic, Sabtu (9/4/2011).

Kandungan air dan serat yang tinggi juga membantu membuat seseorang merasa kenyang sehingga dapat menahan lapar lebih lama, dan membatasi orang untuk mengemil.

Selain itu wortel memiliki komponen yang bermanfaat dalam mengurangi risiko yang terkait dengan kelebihan berat badan serta obesitas.

Meskipun wortel bukan penyebab utama turunnya berat badan, tapi sayuran ini bisa memainkan peran dalam mendukung keberhasilan penurunan berat badan.

Hal ini karena dengan makan wortel secara konsisten maka seseorang akan mengonsumsi kalori yang lebih sedikit daripada yang dibakar.

Selain itu peneliti di St Andrews and University of Bristol menunjukkan bahwa wanita dan pria yang rajin makan sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat seperti wortel dan pulm, bisa memiliki kulit kuning bercahaya yang dianggap sangat menarik dan sehat.

Dan kandungan asam retinoat yang merupakan turunan dari vitamin A tidak hanya bermanfaat bagi mata tapi juga berkhasiat sebagai antikanker. Pada sel-sel kanker senyawa ini bisa menghambat pertumbuhan dan penyebarannya di jaringan payudara.

Namun masyarakat sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sehat lainnya sehingga asupan nutrisi baik yang mikro atau pun makro tetap terpenuhi dengan baik dan tidak memicu masalah kesehatan lainnya.

(ver/ir)

Vitamin Agar Tak Digigit Nyamuk Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jumat, 21/01/2011 18:03 WIB



img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Meski hanya serangga kecil, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk seperti demam berdarah dan malaria sudah membunuh banyak nyawa di seluruh dunia. Beberapa vitamin dapat membantu Anda jauh dari gigitan nyamuk.

Orang rentan terhadap gigitan nyamuk saat pagi atau fajar (saat matahari terbit) dan sore (saat matahari terbenam) karena serangga bersayap itu memang paling sering mencari makanan pada waktu-waktu tesebut.

Untuk membantu memerangi gigitan nyamuk, ada beberapa nutrisi yang dapat dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari agar efisien dalam mencegah gigitan nyamuk.

Beberapa vitamin yang dapat menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk seperti dilansir Livestrong, Jumat (21/1/2011) adalah:

1. Vitamin B-1
Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk.

Pyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing, merekomendasikan mengonsumsi sekitar 75-150 mg vitamin B-1 setiap hari untuk mencegah gigitan nyamuk. Vitamin B-1 dapat ditemukan dalam makanan seperti beras, gandum utuh dan sirup tebu (molasses).

2. Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk.

University of Maryland Medical Center mengatakan bahwa vitamin C juga penting untuk penyembuhan luka di kulit, termasuk luka gigitan nyamuk. Buah yang kaya vitamin C adalah kiwi, sayuran yang dimasak, blueberry, jeruk, strawberry, tomat dan cranberry.

3. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin antioksidan. Vitamin E membantu memblokir kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.

Home Remedy Reference Center mengatakan bahwa vitamin E telah terbukti sebagai salah satu pengobatan terbaik untuk menghindari gigitan serangga. Vitamin E yang dapat membantu mengurangi bengkak dari gigitan nyamuk dapat ditemukan dalam biji jagung dan bunga matahari.

(mer/ir)

Vitamin Agar Tak Digigit Nyamuk Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jumat, 21/01/2011 18:03 WIB



img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Meski hanya serangga kecil, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk seperti demam berdarah dan malaria sudah membunuh banyak nyawa di seluruh dunia. Beberapa vitamin dapat membantu Anda jauh dari gigitan nyamuk.

Orang rentan terhadap gigitan nyamuk saat pagi atau fajar (saat matahari terbit) dan sore (saat matahari terbenam) karena serangga bersayap itu memang paling sering mencari makanan pada waktu-waktu tesebut.

Untuk membantu memerangi gigitan nyamuk, ada beberapa nutrisi yang dapat dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari agar efisien dalam mencegah gigitan nyamuk.

Beberapa vitamin yang dapat menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk seperti dilansir Livestrong, Jumat (21/1/2011) adalah:

1. Vitamin B-1
Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk.

Pyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing, merekomendasikan mengonsumsi sekitar 75-150 mg vitamin B-1 setiap hari untuk mencegah gigitan nyamuk. Vitamin B-1 dapat ditemukan dalam makanan seperti beras, gandum utuh dan sirup tebu (molasses).

2. Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk.

University of Maryland Medical Center mengatakan bahwa vitamin C juga penting untuk penyembuhan luka di kulit, termasuk luka gigitan nyamuk. Buah yang kaya vitamin C adalah kiwi, sayuran yang dimasak, blueberry, jeruk, strawberry, tomat dan cranberry.

3. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin antioksidan. Vitamin E membantu memblokir kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.

Home Remedy Reference Center mengatakan bahwa vitamin E telah terbukti sebagai salah satu pengobatan terbaik untuk menghindari gigitan serangga. Vitamin E yang dapat membantu mengurangi bengkak dari gigitan nyamuk dapat ditemukan dalam biji jagung dan bunga matahari.

(mer/ir)

Sabtu, 09 April 2011

Tips Agar Hasil Olahraga Lebih Efektif

Hestianingsih - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Pola diet yang tepat sudah dijalankan, olahraga pun tak ketinggalan dari rutinitas harian. Tapi kenapa hasilnya masih kurang memuaskan? Bisa jadi karena latihan atau fitnes yang kurang efektif.

Tips yang dilansir ourvanity ini bisa membuat kegiatan olahraga Anda menunjukkan hasil yang lebih efektif. Apa saja?

1. Batasi Durasi Olahraga
Efektivitas olahraga tidak selalu tergantung pada lamanya durasi, melainkan jenis latihan. Latihan intensitas tinggi dengan durasi pendek hasilnya bisa lebih optimal dibandingkan latihan intensitas rendah dalam durasi lama. Dengan mengombinasikan latihan kardio dan angkat beban, Anda hanya perlu waktu 30-40 menit dalam sehari.

2. Latihan dengan Kecepatan Rendah
Jangan memaksa tubuh terlalu cepat bergerak saat latihan atau olahraga. Hal ini bisa menimbulkan cidera, dan otot-otot tubuh bekerja lebih keras saat mengalami kontraksi dalam waktu lama. Sesuaikan tingkat kecepatan dengan kemampuan dan jenis latihan Anda, agar otot bisa bekerja secara normal dan tidak tegang.

3. Ubah dan Kombinasikan Rutinitas Olahraga
Ubah gerakan latihan Anda setiap dua minggu agar otot bisa bergerak seluruhnya. Saat olahraga, kombinasikan beberapa jenis latihan. Misalnya kardio dengan angkat beban. Lompat tali dan angkat beban bisa membantu menurunkan berat tubuh lebih cepat, sementara push up dan squat melatih otot-otot tertentu. Tapi jika Anda ingin mengurangi berat sekaligus membentuk beberapa bagian tubuh, maka sebaiknya melakukan latihan full-body.

4. Mulai Latihan dengan Pemanasan dan Angkat Beban Ringan
Jangan pernah melakukan olahraga tanpa pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan atau peregangan akan membuat otot lebih siap untuk olahraga intensif. Jika Anda baru memulai latihan angkat beban, awali dengan beban yang ringan, baru tingkatkan beban secara bertahap dengan pengawasan pelatih profesional.
Jangan pernah mencoba mengangkat beban berat tanpa panduan yang tepat, karena bisa menyebabkan cidera otot, yang penyembuhannya akan memakan waktu lama.

5. Beri Jeda untuk Istirahat
Istirahat sangat penting untuk perbaikan otot. Karena itu, hindari mengikuti beberapa sesi olahraga terus menerus. Istirahatkan otot-otot Anda di antara sesi latihan.


(hst/eny)